Scientific Timeline
https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/sciline
<p><em>Scientific Timeline</em> <em>is </em><em>a research journal </em><em>published twice a year in the months of </em><em>March</em><em> and September. It presents articles related to </em><em>sciences and technologies in the field of agriculture, farm, fisheries, basic sciences of math and biology with the food technology field as an addition</em><em>. The contents include analysis, studies, research reports, application of theories, material development, and reviews. </em><em>All manuscripts will be edited and then reviewed through double blind review process. </em><em>The journal is published by the Faculty of </em><em>Science and Technology</em><em>, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto.</em></p>en-US[email protected] (Nurina Ayu)[email protected] (Aditia Yudhit Irfianto)Sat, 31 Jan 2026 16:55:31 +0700OJS 3.1.2.4http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60GASTROPODA SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR SUNGAI LUJUNG DESA PALUMBUNGAN, BOBOTSARI, PURBALINGGA
https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/sciline/article/view/598
<p>Sungai Lujung dan hulu Sungai Klawing merupakan perairan mengalir (lotik) yang dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, pertanian, dan perikanan. Aktivitas manusia yang terus meningkat berpotensi menurunkan kualitas perairan dan memengaruhi kehidupan organisme di dalamnya. Salah satu organisme yang dapat digunakan untuk menilai kualitas air adalah gastropoda. Gastropoda memiliki sensitivitas terhadap perubahan lingkungan dan mudah ditemukan, sehingga dapat dijadikan bioindikator untuk mengetahui kondisi ekosistem perairan secara biologis.</p> <p>Penelitian ini dilakukan di lima stasiun pengamatan yang tersebar di kedua sungai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, tepatnya teknik <em>purposive random sampling</em>. Sampel gastropoda dikumpulkan menggunakan transek kuadrat 1x1 meter dan dianalisis indeks ekologinya (kelimpahan, keanekaragaman, dominansi, keseragaman). Selain itu, diukur pula parameter fisik-kimia perairan, yaitu temperatur, pH, dan TDS. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan Microsoft Excel dan diuji regresi antara indeks ekologi dengan kualitas air melalui analisis regresi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas gastropoda didominasi oleh <em>Melanoides Tuberculata</em>, dengan indeks keanekaragaman tergolong rendah di seluruh stasiun. Dari ketiga parameter kualitas air yang diukur, hanya temperatur yang berbeda signifikan terhadap kelimpahan gastropoda. Meskipun pH dan TDS tidak menunjukkan hubungan yang kuat, nilai keduanya masih berada dalam batas toleransi spesies. Secara keseluruhan, gastropoda terbukti dapat menjadi bioindikator sederhana untuk menilai kondisi perairan, terutama dalam merespons perubahan suhu lingkungan.</p>Fani Nur Febrian, Nurina Ayu, Denny Indra Yudhistira
Copyright (c) 2026 Scientific Timeline
https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/sciline/article/view/598Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 +0700