https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/migunaninusantara/issue/feed Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026-05-11T10:57:50+07:00 Dwi Sukowati [email protected] Open Journal Systems <p>Migunani Nusantara merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Mayarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dilakukan maupun dicapai di bidang pengabdian masyarakat.&nbsp;</p> <p><span class="sw">Migunani</span> <span class="sw">Nusantara</span> <span class="sw">mencakup</span> <span class="sw">berbagai</span> <span class="sw">aktivitas</span> dari beberapa <span class="sw">kelompok</span> <span class="sw">masyarakat</span> <span class="sw">dalam</span> <span class="sw">menghadapi</span> <span class="sw">berbagai</span> <span class="sw">peluang<strong>,</strong></span> <span class="sw">hambatan,</span> <span class="sw">tantangan</span> <span class="sw">dan</span> <span class="sw">permasalahan</span> <span class="sw">yang</span> <span class="sw">ada</span> <span class="sw">di</span> <span class="sw">masyarakat<strong>.</strong></span> Pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan pengabdian membutuhkan keterlibatan baik masyarakat maupun mitra. Kegiatan ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.</p> https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/migunaninusantara/article/view/603 PENGEMBANGAN EDUWISATA KETAHANAN PANGAN BERBASIS PENATAAN RUANG MIKRO DI KAMPOENG KAUMAN HERITAGE BANYUMAS 2026-05-11T10:57:50+07:00 Fadhilah Siti Aniisah Haryono [email protected] Diajeng Sekar Shaliha [email protected] Eva Priyanti [email protected] Feri Setiyanto [email protected] <p>&nbsp;</p> <table cellspacing="0" cellpadding="0"> <tbody> <tr> <td valign="top"> <p><span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span>Kampoeng Kauman Heritage di Desa Sudagaran merupakan Kawasan dengan nilai historis, namun memiliki tantangan dalam optimalisasi lahan fungsional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model eduwisata ketahanan pangan yang mengintegrasikan fungsi konservasi, edukasi, dan ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan: identifikasi potensi lokal, perancangan zonasi lahan, pemilihan komoditas unggulan, penerapan sistem budidaya, dan perencanaan alur eduwisata. Melalui pendekatan arsitektur dan teknik sipil, tim merancang tata ruang mikro yang adaptif dengan memanfaatkan sistem urban farming. Hasil kegiatan berupa rancangan desain dengan pembagian zonasi menjadi zona budidaya dan zona edukasi dengan alur sirkulasi linier agar memberikan pengalaman tematik bagi pengunjung. Implementasi sistem hidroponik dan bedeng konvensional dijadikan sebagai sarana edukasi transisi pertanian yang realistis untuk direplikasi oleh masyarakat di lahan terbatas. Penggunaan Jambu Kristal sebagai ikon ekonomi ditujukan untuk memperkuat branding kawasan sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Program ini memposisikan Kampoeng Kauman Heritage sebagai model percontohan eduwisata ketahanan pangan skala kecil yang berkelanjutan.<span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span></p> <p>&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fadhilah Siti Aniisah Haryono, Diajeng Sekar Shaliha, Eva Priyanti, Feri Setiyanto https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/migunaninusantara/article/view/557 A PENDAMPINGAN GURU PAUD DALAM PENGEMBANGAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN INKLUSIF DI PAUD 2026-05-11T10:57:50+07:00 Elina Intan Apriliani [email protected] Muhammad Fathurrahman [email protected] Annafi’ Nurul ‘Ilmi Azizah [email protected] <p><em>This community service program aims to strengthen the capacity of early childhood education (ECE) teachers in developing curriculum innovation through the implementation of differentiated learning to support inclusive practices in PAUD (Indonesian early childhood education institutions). The program was implemented through three main stages: needs assessment, capacity-building workshops, and classroom mentoring. A participatory approach was applied to ensure active involvement of teachers throughout the process. Findings show that teachers initially had limited understanding of differentiated learning and tended to apply uniform activities for all children. After participating in workshops and coaching clinics, teachers demonstrated significant improvement in designing lesson plans that incorporated variations in content, process, and product based on children’s readiness, interests, and learning profiles. Classroom mentoring revealed increased teacher confidence in managing differentiated activities and facilitating more inclusive interactions. Teachers also showed better skills in conducting diagnostic assessments and using the results to plan subsequent learning activities. Overall, the program effectively enhanced teachers’ pedagogical competence, improved classroom practices, and fostered a more inclusive and responsive learning environment in PAUD settings. These outcomes indicate that continuous mentoring and collaborative professional development are essential for supporting the successful implementation of differentiated learning within the framework of the Merdeka Curriculum.</em></p> 2026-05-09T12:06:03+07:00 Copyright (c) 2026 elina apriliaa https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/migunaninusantara/article/view/615 WORKSHOP LITERASI KEUANGAN DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DIGITAL BAGI KADER PKK CENDANA BEKASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA 2026-05-11T10:57:50+07:00 Suhardoyo [email protected] A Sudrajat [email protected] Roydawaty Bunga Sihol [email protected] Dudi Duta Akbar [email protected] <p>Ibu rumah tangga memainkan peran penting dalam organisasi Gerakan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Namun, rendahnya tingkat literasi keuangan dan terbatasnya kemampuan kewirausahaan digital tetap menjadi tantangan signifikan dalam mencapai kemandirian finansial yang berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota PKK Cendana di RT 015 RW 017 Jatimulya, Bekasi dalam mengelola keuangan rumah tangga dan mengembangkan usaha rumahan berbasis digital. Pendekatan partisipatif dan pembangunan kapasitas digunakan, yang terdiri dari tiga tahap utama: (1) penyadaran dan sosialisasi tentang literasi keuangan dan kewirausahaan, (2) pelatihan praktis tentang penganggaran rumah tangga, identifikasi peluang bisnis, dan pemasaran digital, dan (3) pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian pra dan pasca kegiatan, dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan peningkatan yang terukur dalam pemahaman peserta tentang perencanaan keuangan, termasuk alokasi pendapatan, pencatatan pengeluaran, dan strategi tabungan. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan untuk mengidentifikasi peluang bisnis lokal dan memanfaatkan platform digital, seperti media sosial, untuk promosi produk dan perluasan pasar. Fase pendampingan lebih lanjut mendukung peserta dalam menerapkan keterampilan ini dalam konteks kehidupan nyata. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dengan memperkuat peran anggota PKK sebagai agen pembangunan ekonomi lokal. Program ini juga menyoroti pentingnya mengintegrasikan literasi keuangan dan kewirausahaan digital untuk mendorong ketahanan keuangan rumah tangga yang berkelanjutan.</p> 2026-05-09T17:56:59+07:00 Copyright (c) 2026 Suhardoyo, A Sudrajat, Roydawaty Bunga Sihol, Dudi Duta Akbar