MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI MELALUI STORY TELLING PADA ANAK SD DALAM RAMADHAN CAMP DI BUKIT TENGTUNG BATURRADEN
Abstract
Di dalam dunia pendidikan literasi menjadi hal yang sangat penting terutma untuk anak sekolah. Hal ini tujuannya untuk membiasakan anak dalam budaya literasi dimanapun mereka berada. Story telling merupakan cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada pendenga, baik itu dalam bentuk kata-kata, gambar, foto maupun suara. Dalam hal ini story telling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Banyak anak-anak sekarang lebih memilih game dalam gadgetnya daripada membaca informasi yang penting terkait belajarnya di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pendampingan kepada anak-anak untuk diajak melihat dan mendengarkan cerita atau dongeng dengan teknik story telling dengan tujuan meningkatkan budaya literasi mereka. Pada Kegiatan pendampingan ini pertama dibuka dengan pengenalan tentang budaya literasi. Meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak sangat penting, selain membaca literasi dapat dilakukan juga dengan mendengar dan menyimak sehingga dapat mengetahui pesan yang tersirat dari cerita.
References
Anwar, C. R., & Ramadani, P. (n.d.). Digital Storytelling: Literasi Digital Pada Siswa Sekolah Dasar. Seminar Nasional Teknologi Pendidikan, 1(1), 82–86.
Anwar, S., Yuangga, K. D., Hamda, N., Jaya, F., & Nurhasanah, E. (2020). Pendidikan Keuangan Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Melalui Metode Story Telling Pada Anak Usia Sekolah. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2).
Bu’ulolo, Y. (2021). Membangun budaya literasi di sekolah. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 3(1), 16–23.
Fadillah, I., & Dini, K. (2021). Digital storytelling sebagai strategi baru meningkatkan minat literasi generasi muda. Journal of Education Science, 7(2), 81–98.
Koch, T. (1998). Story telling: is it really research? Journal of Advanced Nursing, 28(6), 1182–1190.
Mustikasari, D., & Purwani, R. (2021). Pengembangan Buku Fabel untuk Menanamkan Nilai Kesantunan Siswa SD di Dindik Korwil Purwokerto Utara. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 14(2), 120–130.
Mustikasari, D., & Purwani, R. (2024). Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Berpikir Kritis Mahasiswa Unu Purwokerto Materi Paragraf (Pembelajaran Berbasis Masalah). Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 17(2), 143–153.
Rawin, S. C., Sudiana, I. N., & Astawan, I. G. (2023). Peran budaya literasi dalam menumbuhkan minat baca siswa. Pendasi Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 1–12.
Saadati, B. A., & Sadli, M. (2019). Analisis pengembangan budaya literasi dalam meningkatkan minat membaca siswa di sekolah dasar. Terampil: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 6(2), 151–164.
Copyright (c) 2026 Dian Mustikasari, Rina Purwani, Dewi Kresnasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Hak cipta dari semua naskah yang masuk dan dipublikasikan oleh Migunani Nusantara menjadi milik penulis. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto selaku penerbit dari jurnal ini berhak mengerbitkan dan menyebarluaskan semua artikel di jurnal ini. Penulis diwajibkan mengisi lembar pernyataan keaslian tulisan (formulirnya dapat diunduh di sini) dan kemudian mengirimkan formulir yang telah diisi ke [email protected]




Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto