PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DAPUR MENJADI ECOENZYM “EDUKASI FOR ZERO WASTE” DI DESA BANJARSARI KULON, SUMBANG BANYUMAS

  • Larin Tikafebrianti Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Ratna Dwi Hirma Windriyati Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Bagus Nur Rokhman Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Keywords: Ecoenzym; Limbah; Organik; Zero Waste

Abstract

Salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat tentang konsep zero waste adalah dengan mengubah limbah organik dapur menjadi ecoenzyme, cairan yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik. Ecoenzyme dapat digunakan sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pengusir hama, sehingga mengurangi jumlah sampah organik dan efek negatif terhadap lingkungan.  Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat terutama ibu-ibu di Desa Banjarsari Kulon tentang cara mengelola sampah rumah tangga dengan ecoenzymes yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan berdasarkan Participacy Rural Appraisal (PRA) meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat diukur dari nilai pretest dan post test serta antusiasme ibu-ibu saat mengikuti kegiatan yang dideskripsikan melalui dokumentasi kegiatan. Dari kegiatan ini didapatkan manfaat meningkatnya pengetahuan ibu-ibu terkait pengolahan limbah organik dapur menjadi ecoenzym dan produk turunannya (sabun cuci piring) serta meningkatnya kesadaran untuk terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan dengan gerakan “ecoenzym for zero waste”.

References

Arya, A., & Arti Arya, C. (2019). Antibacterial Property of Laboratory Preparations of Garbage Enzyme. International Journal of Applied Research, 5(4), 109–112. www.allresearchjournal.com
Ashari, A. M., Apindiati, R. K., Amir, A., Dirhana, D., & Amran, A. (2024). Production and Characterization of Nutrients from Ecoenzymes Based on Fruit Waste and Green Vegetable Waste. Jurnal Biologi Tropis, 24(2), 456–460. https://doi.org/10.29303/jbt.v24i2.6988
Benny, N., Shams, R., Dash, K. K., Pandey, V. K., & Bashir, O. (2023). Recent trends in utilization of citrus fruits in production of eco-enzyme. Journal of Agriculture and Food Research, 13(January), 100657. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2023.100657
Darmawati, D. M., Busyra, N., & Azhar, E. (2023). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzym Untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Kelompok PKK Petukangan Jakarta Selatan. Taawun, 3(02), 105–117. https://doi.org/10.37850/taawun.v3i02.483
Gumilar, G. G. (2023). Ecoenzyme Production, Characteristics, and Applications: A Review. Jurnal Kartika Kimia, 6(1), 45–59. https://doi.org/10.26874/jkk.v6i1.186
H., J. I. R. R. R., & Mirwan, M. (2023). Pengelolaan Sampah Berbasis ‘“Zero Waste”’ Skala Rumah Tangga Secara Mandiri Di Komplek Delta 3 Dili Timor-Leste. Envirous, 2(1), 137–142. https://doi.org/10.33005/envirous.v2i1.94
Lavigne, F., Wassmer, P., Gomez, C., Davies, T. A., Sri Hadmoko, D., Iskandarsyah, T. Y. W. M., Gaillard, J., Fort, M., Texier, P., Boun Heng, M., & Pratomo, I. (2014). The 21 February 2005, catastrophic waste avalanche at Leuwigajah dumpsite, Bandung, Indonesia. Geoenvironmental Disasters, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s40677-014-0010-5
Setiati, R., Aini Besila, Q., Syavitri, D., Rakhmanto, P. A., & Widiyatni, H. (1144). Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta 11440, Indonesia 2 Teknik Lingkungan, FALTL, Universitas Trisakti. Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.25105/jamin.v5i1.14031
Suliestyah, S., Aryanto, R., Palit, C., Yulianti, R., Suudi, B. C., & Meitdwitri, A. (2022). Eco enzyme production from fruit peel waste and its application as an anti-bacterial and TSS reducing agent. International Research Journal of Engineering, IT & Scientific Research, 8(6), 270–275. https://doi.org/10.21744/irjeis.v8n6.2199
Vama, L., & Cherekar, M. N. (2020). Production, Extraction and Uses of Eco-Enzyme Using Citrus Fruit Waste: Wealth From Waste.
Published
2026-01-19
How to Cite
Tikafebrianti, L., Dwi Hirma Windriyati, R., & Nur Rokhman, B. (2026). PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DAPUR MENJADI ECOENZYM “EDUKASI FOR ZERO WASTE” DI DESA BANJARSARI KULON, SUMBANG BANYUMAS. Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 3(2), 41-47. https://doi.org/10.65669/migunaninusantara.v3i2.551