EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING SEJAK DINI PADA POS PAUD ANANDA DESA SOKARAJA KIDUL

  • Rakhma Nurozalina Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Kartika Winkar Setya Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Muhammad Mirza Habibie Universitas Muhamadiyah Brebes
  • Yuliani Catur Rini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Shanti Ayu Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Keywords: Edukasi; Bullying; Anak Usia Dini

Abstract

Sekarang ini marak terjadi tindak bullying yang dilakukan oleh anak dengan korban anak  pula baik di sekolah maupun dilingkungan pertemanan dirumah. Bullying menjadi tren yang  marak dilakukan dikalangan anak muda sebagi suatu tindakan yang dianggap wajar, kekinian dan candaan biasa, padahal akibat yang ditimbulkan cukup berbahaya beberapa kasus mengakibatkan cedera fisik pada korban, sebagian lain menjadi depresi dan stress, bahkan korban bullying yang menyimpan dendam dapat melakukan tindakan irrasional sebagai luapan kekesalannya seperti menembak pembully, membakar sekolah dimana korban seringkali dibully dan lain sebagainya yang berujung pada diperkarakan secara pidana.Orang tua maupun anak haruslah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bullying, bagaimana mengatasi bullying termasuk bagaimana upaya mencegah terjadinya bullying sampai pada jenjang pendidikan kelompok belajar. Mitra disini adalah anak didik dan orangtua siswa yang tergabung dalam paguyuban “Rembug Anank Usia Emas” (RANAMAS) Pos PAUD ANANDA Desa Sokaraja Kidul.

References

Alfian, R., “Pengaruh Pendidikan Sosial Emosional terhadap Perilaku Prososial Anak,” Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD, vol. 4, no. 2, 2021, pp. 91–98.

Amelia, N., & Yusuf, A. M. (2021). Bentuk dan penyebab bullying di PAUD. Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesia, 3(2), 33–45.

Anggraeni, D., & Khairunnisa, K. (2022). Hubungan kelekatan orang tua dan anak terhadap bullying pada anak usia dini: karakteristik pelaku agresif, empati rendah, dan dominasi sosial. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2).

Ari, R. P., & Mulyadi, R. (2023). Upaya guru dalam pencegahan perilaku bullying di taman kanak-kanak. Jurnal Golden Age, 7(1), 10–21. https://doi.org/10.29408/goldenage.v7i1.4525

Hamidah, G., Karwati, L., & Laksono, B. A. (2024). Peran keluarga dalam mencegah perilaku bullying pada anak usia dini: modeling, attachment, dan komunikasi efektif. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 18(2), 95–105. https://doi.org/10.32832/jpls.v18i2.17286

Hasanah, U., & Lestari, E., “Implementasi Strategi Pencegahan Bullying di TK: Studi Kasus di Kota Bandung,” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, 2023, pp. 144–153.

Hidayat, R., & Kurniawan, B. (2024). Cyberbullying among children: New forms of digital aggression. Journal of Child Psychology and Digital Behavior, 2(1), 45–60.

Misykah, Z., Wahyuni, N., & Panggabean, D. S. (2025). Identifikasi gangguan psikologis akibat bullying: isolasi sosial, penurunan akademik. Bima Journal of Elementary Education.

Muliawati, N., “Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Menangani Perilaku Bullying,” Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 13, no. 1, 2022, pp. 12–19.

Nuraini, F., & Susanto, H. (2022). Dampak bullying verbal pada perkembangan sosial emosionaanak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 4(1), 19–26.

Putri, M. D., Ismiatun, A. N., & Rosyadi, A. F. (2024). Perilaku korban bullying: mudah menangis, cemas, takut, pendiam. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini.
Kota Jambi.

Rahayu, S. S., & Nugraeni, D. P. (2023). Dampak perilaku bullying terhadap perkembangan anak: gangguan mental dan performa akademik. Sentra Cendekia.

Rahmawati, I., & Fauziah, M. (2023). Jenis-jenis bullying dan dampaknya terhadap perkembangan anak. Jurnal Perlindungan Anak, 5(1), 75–88.

Santrock, J. W., Child Development, 15th ed., New York: McGraw-Hill Education, 2021.

Suyadi & Ulfah, M., “Model Pendidikan Karakter Berbasis Neurosains untuk Anak Usia Dini,” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 1, 2022, pp. 321–330.

Tobing, J. A. D. E., & Lestari, T. (2022). Dampak bullying terhadap kesehatan mental anak: trauma, depresi, cemas, dan social phobia. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Trisa Genia C. Zega, M.Psi. (2021). Kenali tanda anak jadi korban bullying: Murung, sering kehilangan uang atau bekalnya tanpa sebab jelas, dan luka memar di tubuh. Webinar Rise Against Bullying, Universitas Katolik Parahyangan.

Widodo, A., & Lestari, D. (2022). Strategi guru PAUD dalam mencegah perilaku bullying pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1547–1555. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1897

Yuliana, M., & Pramudita, A. (2023). Bullying in early childhood: Prevention strategies in PAUD institutions. Journal of Early Childhood Research, 21(2), 125–138.

Peraturan Perundang-Undang:
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Laporan Tahunan KPAI tahun 2024, https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia, diakses tanggal 15 Februari 2025
Published
2025-08-08
How to Cite
Nurozalina, R., Setya, K. W., Habibie, M. M., Rini, Y. C., & Ayu, S. (2025). EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING SEJAK DINI PADA POS PAUD ANANDA DESA SOKARAJA KIDUL. Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 3(1), 26-34. Retrieved from https://journal.unupurwokerto.ac.id/index.php/migunaninusantara/article/view/513