ANALISIS PERUBAHAN KUALITAS BUAH STROBERI (Fragaria x ananassa) SEGAR DALAM LEMARI PENDINGIN
Abstract
Strawberry merupakan buah yang mudah rusak (perishable). Jika dipetik dalam kondisi matang dan disimpan dalam suhu ruang hanya bertahan 3-4 hari. Buah setelah dipanen dan tidak langsung ditangani akan cepat mengalami pembusukan. Kerusakan buah dapat menyebabkan penurunan kualitas dan nilai ekonomi pada buah. Oleh karena itu diperlukan penanganan yang tepat selama pascapanen untuk menghambat penurunan komoditas ini. Teknik penanganan sangat menentukan dalam proses menjaga kualitas buah agar terhindar dari berbagai jenis kerusakan, khususnya kerusakan mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stroberi vakum dan tanpa vakum terhadap umur simpan stroberi segar dalam lemari pendingin dan juga untuk menganalisis perbedaan hasil perlakuan stroberi vakum dan tanpa vakum terhadap umur simpan stroberi segar dalam lemari pendingin. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) karena memiliki keheterogenan yaitu percobaan yang dilakukan pada hari yang berbeda (pengulangan) dengan 2 perlakuan kemasan vakum dan tanpa vakum dengan 4 parameter penelitian dan dengan variabel kontrol yang sama. Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada stroberi dengan kemasan vakum dan tanpa vakum dalam lemari pendingin. Stroberi yang dikemas vakum dapat mempertahankan warna L*a*b* dan kadar air. Sedangkan pada kemasan tanpa vakum dapat mempertahankan pH dan susut bobot buah stroberi.
Copyright (c) 2025 Journal Agriculture And Biosystem Engineering In Tropic (J-ABET)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

