ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN PROGRAM TAHFIDZ (Studi Kasus di MA Huffadh Al-Itqoniyyah Bobotsari

  • Budi Wijaya Budi Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Muhammad Nur Rizal Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the factors that influence the success of the Tahfidz Al-Qur'an program at MA Huffadh Al-Itqoniyyah Bobotsari. The findings indicate three main aspects that play a crucial role in determining the program's success: the commitment of tahfidz teachers, students’ internal motivation, and the curriculum and teaching methods applied. The commitment of tahfidz teachers is a fundamental element in guiding students through exemplary conduct, moral guidance, and spiritual motivation that fosters a strong learning spirit. Meanwhile, students  internal motivation serves as a primary driving force in maintaining consistency in memorization, which is further strengthened by a supportive school environment and a harmonious relationship with the teachers. Furthermore, a systematic and adaptive tahfidz curriculum and methods such as Talaqqi, Wahdah, Kitabah, and Sima’i have proven effective in enhancing the memorization process. The synergy among these three aspects forms a solid foundation for creating an optimal and sustainable tahfidz program. These findings are expected to serve as a reference in developing more holistic and contextual tahfidz education strategies in Islamic educational institutions across Indonesia.

Keywords: Tahfidz Program, Teacher Commitment, Student Motivation.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program tahfidz Al-Qur’an di MA Huffadh Al-Itqoniyyah Bobotsari. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat tiga aspek utama yang menjadi penentu keberhasilan program, yaitu komitmen guru tahfidz, motivasi internal siswa, serta kurikulum dan metode pengajaran yang digunakan. Komitmen guru tahfidz menjadi elemen fundamental dalam mendampingi siswa melalui keteladanan, bimbingan moral, serta motivasi spiritual yang membangun semangat belajar. Sementara itu, motivasi internal siswa menjadi penggerak utama dalam menjaga konsistensi hafalan, yang semakin kuat jika didukung lingkungan sekolah yang positif dan relasi yang harmonis dengan guru. Selain itu, kurikulum dan metode tahfidz yang sistematis dan adaptif, seperti Talaqqi, Wahdah, Kitabah, dan Sima’i, terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses hafalan. Sinergi antara ketiga aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan program tahfidz yang optimal dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi pendidikan tahfidz yang lebih holistik dan kontekstual di lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

Kata Kunci: Program Tahfidz, Komitmen Guru, Motivasi Siswa

Published
2024-12-27